LATEX

Latex terbuat dari bahan dasar getah karet. Oleh karenanya kasur latex memiliki sifat seperti karet, yaitu agak sedikit kenyal, dan bouncy

Karena ada feedback ketika diberi tekanan, maka latex sangat ideal untuk menopang tulang belakang. Dan oleh karenanya pula banyak digunakan sebagai lapisan pada matras orthopedic.

* Lihat Juga : Spring Bed Orthopedic Dengan Latex Yang Sangat Laris 

MEMORY FOAM

Sedangkan memory foam, terbuat dari bahan polyurethane. Awalnya memory foam diciptakan oleh NASA untuk keperluan awak pesawat luar angkasa.

Memory foam memiliki karakteristik yang khas, yaitu dapat mengikuti lekuk tubuh dengan sangat akurat, dan membuat tubuh seolah – olah tenggelam ke dalamnya.

Di Indonesia sendiri , latex lebih populer dibandingkan dengan memory foam.

Salah satu kekurangan memory foam adalah harganya yang relatif mahal.

Dan karena memberikan rasa agak tenggelam, banyak yang mengeluhkan agak susah jadinya mengubah posisi tidur. Hal ini terutama terasa pada mereka yang memiliki bobot tubuh yang berat.

KESIMPULANNYA ?

Kesimpulannya : Antara latex dan memory foam mana yang lebih bagus ? Keduanya tergantung selera dari pemakai.

Bagi Bapak / Ibu yang suka lapisan yang agak kenyal, maka latex dapat menjadi pilihan. Tapi bagi Bapak / Ibu yang suka feeling agak tenggelam, maka memory foam dapat menjadi pertimbangan.

Sebelum membeli yang paling penting adalah mencoba dulu. Jangan malu untuk datang ke toko kasur / spring bed dan mencoba duduk – duduk atau berbaring sampai Bapak / Ibu merasa yakin.

%d bloggers like this: